Apa Itu Thunderclap Headache? Kenali Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya


Related image

Sama seperti namanya, thunderclap headache adalah jenis sakit kepala yang muncul seperti kilatan petir yaitu tiba-tiba dan parah. Sakit kepala ini mampu mencapai klimaks pada waktu satu menit dan memerlukan waktu beberapa jam bahkan bisa lebih dari satu minggu untuk mereda. Sakit kepala ini adalah tipe yang jarang terjadi. Karenanya, sangat penting mencari bantuan medis darurat dalam kasus ini.

Berbagai Gejala Thunderclap Headache

Related image

Setelah membaca penjelasan di atas, bisa diketahui bahwa thunderclap headache bukanlah sakit kepala biasa, melainkan terjadi tiba-tiba seperti serangan dan frekuensinya tinggi. Selain rasa sakit di kepala yang mendadak dan sangat parah dalam waktu kurang dari satu menit, sakit kepala yang satu ini juga mempunyai gejala lain. Beberapa gejala yang menyertai sakit kepala ini adalah mual diikuti muntah-muntah, demam, tubuh menjadi kejang, terjadi gangguan penglihatan, rasa sakit menyebar ke area leher sampai punggung, dan tubuh pasti terasa lemah.

Kondisi tersebut sangat menyakitkan dan mengkhawatirkan. Sakit kepala thunderclap memang jarang terjadi, tetapi bisa menjadi tanda bahaya dari kondisi tertentu yang berpotensi mengancam nyawa. Karenanya, jika Anda mengalami berbagai gejala di atas, segeralah pergi ke dokter atau memanggil dokter ke rumah untuk mendapatkan penanganan medis darurat demi mencegah risiko yang fatal.

Penyebab Thunderclap Headache

Serangan sakit kepala seperti petir ini merupakan kondisi yang memang jarang, tetapi bukan berarti tanpa penyebab serius. Thunderclap headache adalah kondisi yang disebabkan oleh berbagai hal. Penyebab sakit kepala mendadak ini umumnya berkaitan dengan pendarahan di dalam dan di sekitar otak.

Beberapa kondisi yang berakibat sakit kepala mendadak dan sangat parah ini adalah pecahnya pembuluh darah pada otak, pendarahan di area antara otak dan selaput yang menutupi otak, terjadinya robekan di lapisan arteri yang memasok darah ke otak, dan pembekuan darah ke otak. Tekanan darah tinggi yang mengancam organ juga sangat berpotensi menyebabkan sakit kepala thunderclap ini.

Kondisi lain seperti infeksi otak yaitu meningitis dan terjadinya kematian jaringan atau pendarahan pada kelenjar pituitari juga sangat berisiko. Penderita stroke iskemik juga dapat mengalami sakit kepala mendadak dan parah ini. Thunderclap headache adalah kondisi yang disebabkan juga oleh bocornya cairan serebrospinal karena robekan yang menutupi akar saraf tulang belakang.

Selain kondisi tubuh yang sedang mengalami berbagai gangguan kesehatan, gaya hidup yang salah juga berisiko memicu terjadinya berbagai gangguan yang berujung pada sakit kepala thunderclap. Gaya hidup yang dimaksud adalah mengonsumsi obat-obatan tertentu, termasuk obat yang terlarang. Kebiasaan mandi menggunakan air panas yang disiramkan langsung dari kepala juga berisiko menimbulkan sakit kepala hebat ini.

Metode Pengobatan Thunderclap Headache

Related image

Berdasarkan fakta bahwa thunderclap headache adalah sakit kepala yang tiba-tiba menyerang, tidak ada pengobatan untuk mengatasinya. Hal ini dikarenakan sakit kepala thunderclap merupakan akibat dari suatu hal yang bisa diketahui setelah pemeriksaan. Untuk itu, pengobatan yang bisa dilakukan adalah meredakan rasa sakit di kepala dan juga area leher dan punggung dengan mengonsumsi obat yang diresepkan dokter.

Mengenai pengobatan selanjutnya agar tidak mengalaminya lagi, dokter akan menangani penyebab timbulnya sakit kepala mendadak yang parah ini. Pemeriksaan pun dilakukan untuk mengetahui penyebab pastinya melalui prosedur pemeriksaan yang benar, seperti CT scan, pungsi lumbal, MRI otak, dan pemindaian aliran darah ke otak menggunakan MRA, seperti yang dijelaskan di situs hellosehat.com.

Dengan mengetahui penyebabnya, dokter akan mengetahui tindakan medis untuk mengobati penderita. Thunderclap headache adalah kondisi yang harus ditangani dengan segera agar penyebabnya tidak semakin parah, juga sakit kepala ini tidak menyerang lagi.

Sumber artikel:

hellosehat.com

www.merdeka.com

health.detik.com

Sumber gambar:

newsnetwork.mayoclinic.org

www.shutterstock.com

detakindonesia.co.id

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>